Sabtu, 14 Januari 2012

Video Streaming, Telecoference , dan Animasi


Apa yang dimaksud dengan video streaming  dan jelaskan cara kerjanya ?

Pasti diantara kalian pernah membuka situs www.youtube.com , ini adalah salah satu situs yang menyediakan video yang bisa di saksikan secara langsung tanpa menunggu video selesai di download. Disini kita hanya bisa menyaksikan secara penuh (video dan suara (audio)  berjalan bersamaan)  sambil menunggu buffering .  Video streaming biasanya ditujukan untuk pengguna akhir (end user). Maksud kata streaming diatas adalah memberikan media dalam medium tersebut, yang dalam hal ini adalah media internet. Media streaming biasa diterapkan untuk media yang di distribusikan melalui jaringan telekomunikasi.  Yang dibutuhkan untuk menjalankan video streaming adalah sebuah pc yang mempunyai spec kartu grafis yang besar (bisa menjalankan video tanpa leg) , sambungan internet yang kencang (biar nga ngelek ditengah jalan), aplikasi browser (Mozilla Firework), dan plug in Adobe Flash Player untuk browser. Streaming video bekerja dengan cara  data dari source (bisa berupa audio (suara) maupun video) akan di-capture dan disimpan pada sebuah buffer yang berada pada memori komputer (bukan media penyimpanan seperti harddisk) dan kemudian di-encode sesuai dengan format yang diinginkan. Dalam proses encode ini, user dapat mengkompresi data sehingga ukurannya tidak terlalu besar (bersifat optional). Namun pada aplikasi streaming menggunakan jaringan, biasanya data akan dikompresi terlebih dahulu sebelum dilakukan streaming, karena keterbatasan bandwitdh jaringan. Setelah di-encode, data akan di-stream ke user yang lain. User akan melakukan decode data dan menampilkan hasilnya ke layar user. Waktu yang dibutuhkan agar sebuah data sampai mulai dari pemancar sampai penerima disebut dengan latency.

Apa yang dimaksud dengan teleconference dan jelaskan cara kerjanya ?

Berkembangnya  teknologi komputer yang di imbangi oleh teknologi komunikasi telah membawa perubahan besar. Salah satunya dalam dunia kerja, karena kini kita bisa mengadakan pertemuan(meeting) dengan rekan kerja di lain tempat dengan menggunakan teleconference. Teleconference banyak digunakan oleh berbagai bidang, seperti pertelevisian (berita) . Dengan  video/teknologi suara dan komputer yang memungkinkan orang pada lokasi yang berjauhan untuk saling melihat, mendengar, dan berbicara satu sama lain. konferensi video dimana data yang di-transmisikan adalah dalam bentuk video atau audiovisual. Videoconference adalah telekomunikasi dengan menggunakan audio dan video sehingga terjadi pertemuan di tempat yang berbeda-beda. Ini bisa berupa antara dua lokasi yang berbeda(point-to-point) atau mengikutsertakan beberapa lokasi sekalgus di dalam satu ruangan konferensi(multi-point) . sebelum video conference dapat berjalan kita harus menyediakan sebuah pc, akses internet melalui jaringan telepon dan juga proyektor biar bisa berbagi dengan para peserta rapat. Proses video conference pertama menerima data klien video conference yang berasal dari jaringan internet   lalu data tersebut dipecah menjadi bit-bit kecil melalui kompresi kodec. Dan kemudia data tersebut di keluarkan melalui media video dan audio.  Lalu dalam proses pengiriman data, pc akan menangkap gambar kita melalui perangkat webcam dan perekam suara untuk audionya. Kemudian data tersebut di pecah menjadi bit-bit kecil media dan kemudian dikirim kan ke pada klien kita untuk di decodec kembali.


Jelaskan tentang teknologi grafik , animasi , video ?

Animasi, pasti nama ini tidak asing bagi kalian. Karena sekarang animasi identik dengan hiburan yang sering kita dengar. Animasi sering kita liat di film-film. Tapi ternyata membuat animasi itu tidak semua kita melihatnya di tv. Banyak proses yang harus kita lalui aga sebuah animasi yang berawal dari kumpulan gambar-gambar bisa menjadi bergerak atau hidup. Mari kita cerna sedikit tentang animasi. Animasi adalah sebuah proses merekam dan memainkan kembali serangkaian gambar statis untuk mendapatkan sebuah ilusi pergerakan.” Berdasarkan arti harfiah, Animasi adalah menghidupkan. Yaitu usaha untuk menggerakkan sesuatu yang tidak bisa bergerak sendiri.
Secara garis besar, animasi komputer dibagi menjadi dua kategori lo , yaitu:
a. Computer Assisted Animation, animasi pada kategori ini biasanya menunjuk pada system animasi 2 dimensi, yaitu mengkomputerisasi proses animasi tradisional yang menggunakan gambaran tangan. Computer digunakan untuk pewarnaan, penerapan virtual kamera dan penataan data yang digunakan dalam sebuah animasi.
b. Computer Generated Animation, pada kategori ini biasanya digunakan untuk animasi 3 dimensi dengan program 3D seperti 3D Studio Max, Maya, Autocad dan lain sebagainya.
Grafik merupakan alasan untuk menggunakan gambar dalam presentasi atau publikasi multimedia untuk lebih menarik perhatian dan dapat mengurangi kebosanan dibandingkan dengan teks. Gambar dapat meringkas dan menyajikan data kompleks dengan cara yang baru dan lebih berguna. Sering dikatakan bahwa sebuah gambar mampu menyajikan seribu kata. Tapi ini berlaku hanya ketika kita biasa menampilkan gambar yang diinginkan saat kita memerlukannya. Multimedia membatu kita melakukan hal ini, yakni ketika gambar grafis menjadi objek suatu link. Grafis sering kali muncul sebagai backdrop (latar belakang) suatu teks untuk menghadirkan kerangka yang mempermanis teks. Secara umum ada lima macam gambar atau grafik yaitu gambar vektor (vector image), gambar bitmap (bitmap image), clip art, digitized picture dan hyperpicture.
Video adalah rekaman gambar hidup atau gambar bergerak yang saling berurutan. Terdapat dua macam video yaitu video analog dan video digital. Video analog dibentuk dari deretan sinyal elektrik (gelombang analog) yang direkam oleh kamera dan dipancarluaskan melalui gelombang udara. Sedangkan video digital dibentuk dari sederetan sinyal digital yang berbentuk yang menggambarkan titik sebagai rangkaian nilai minimum atau maksimum, nilai minimum berarti 0 dan nilai maksimum berarti. Terdapat tiga komponen utama yang membentuk video digital yaitu frame rate, frame size dan data type. Frame rate menggambarkan berapa kali bingkai gambar muncul setiap detiknya, sementara frame size merupakan ukuran fisik sebenarnya dari setiap bingkai gambar dan data type menentukan seberapa banyak perbedaan warna yang dapat muncul pada saat bersamaan.
Read More..

Selasa, 08 November 2011

Sekilas Tentang QR CODE



Bagi yang saat ini membaca koran Kompas pasti pernah melihat gambar kotak yang berisi titik-titik hitam, yang terletak di dalam isi headline koran tersebut.  Yup, gambar tersebut disebut QR Code. QR Code adalah sebuah kode matriks atau barcode 2 dimensi . QR code adalah bentuk evolusi dari kode batang (barcode) yang berbentuk 1 dimensi disebut berevolusi dikarenakan QR code bisa menampung data yang lebih besar daripada kode batang (barcode). Hal ini dapat dilakukan karena QR code menyimpan informasi secara horizontal dan vertikal. QR merupakan singkatan dari Quick Respone yang berarti respon cepat, dengan tujuan menyampaikan secara cepat dan mendapatkan respon yang cepat pula. QR code dapat digunakan pada ponsel berkamera yang mempunyai aplikasi pembaca QR code dan ponsel tersebut diharuskan terhubung dengan koneksi internet untuk menghubungkan ponsel dengan situs yang dituju via QR code tersebut. QR code pertama kali dibuat oleh sebuah perusahaan di Jepang yang bernama Denso-wave divisi dari Denso Corporation dan dipublikasikan pada tahun 1994.  Kini penggunaan QR code sudah berkembang sebagai alat tambahan dalam program promosi produk bagi sebagian besar perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan maupun bidang jasa.



 Sesuai gambar diatas elemen terkecil (kotak hitam atau putih) dari kode QR ini disebut “modul”. Kode QR terdiri atas modul kombinasi hitam dan putih, pola waktu, pola deteksi posisi, format informasi yang mengandung koreksi tingkat kesalahan dan nomor masker, data area dan koreksi kode kesalahan (Reed-Solomon code).
Pola deteksi posisi
 
Posisi Deteksi di pola diatur pada sudut kode QR. Posisi dari kode QR terdeteksi dengan pola deteksi posisi yang memungkinkan kecepatan tinggi.

Pembacaan : dari posisi A, B, C, laju model hitam dan putih 1:1:3:1:1. Untuk menentukan sudut rotasi / Perpindahan kode. Hal ini dapat dibaca dari segala arah, secara signifikan meningkatkan efesiensi kerja.






Margin
Ini adalah area kosong di sekitar kode QR. Model 1 dan 2 membutuhkan margin sebesar empat modul dan Mikro kode QR membutuhkan dua modul.
Timing pattern
Modul Putih dan hitam diatur secara bergantian untuk menentukan koordinat. Pola waktu ditempatkan di antara dua pola deteksi posisi dalam kode QR.
Format information
Ini berisi tingkat kesalahan koreksi dan pola topeng kode QR. Informasi Format dibaca pertama ketika kode tersebut diterjemahkan.




Error-correcting code (Reed-Solomon code)
Reed-Solomon kode diterapkan untuk mengembalikan data ketika sebuah bagian dari kode QR hilang. Tingkat restorasi bervariasi di 4 tingkat koreksi atas kesalahan yang berbeda . Misalnya, jika area yang rusak hingga 15% dari luas seluruh kode, data dapat dikembalikan dengan tingkat kesalahan M mengoreksi.

Banyak keuntungan yang di dapat dari penggunaan QR code (dua dimensi) seperti :
1.       QR code bisa menyimpan alamat url web, dan ketika dipindai oleh hp/smartphone akan di hubungkan dengan situs yang terhubung.

  
   QR code bisa menyimpan informasi lebih banyak dari kode batang (barcode).
QR Code Data capacity
Numeric only
Max. 7,089 characters
Alphanumeric
Max. 4,296 characters
Binary (8 bits)
Max. 2,953 bytes
Kanji, full-width Kana
Max. 1,817 characters




3.       Bisa dikenali walaupun kode mempunyai ukuran yang kecil
        Karena di buat di Jepang, maka dapat menyimpan tulisan kanji dan kana.


5.       QR code masih bisa dibaca walaupun di kode terdapat kerusakan dan terdapat noda/ kotor,
Tetapi kerusakan yang di tolerir adalah sebesar 30 %.

 

Walaupun banyak manfaat yang di dapat dari penggunaan QR code, juga terdapat kekurangan. Dimana dalam penggunaannya di butuhkan alat pemindahan yang harganya masih terlalu mahal. Dan juga untuk mendapatkan informasi yang berisi link url, setiap hp/smartphone harus terkoneksi dengan internet.


Untuk membaca QR code dibutuhkan sebuah scanner, dan biasanya handphone keluaran sekarang sudah terinstal dengan aplikasi pembaca QR code atau jika belum terinstal kita bisa mencarinya di internet. Untuk yang didalam negeri kita bisa mengunduh lewat sarana yang disediakan KOMPAS.com, di alamat http://dakode.mobi.
Jadi berdasarkan tulisan diatas, kita bisa bandingkan bahwa QR code (2D) lebih baik daripada Barcode (1D) . Karena QR code bisa menampung informasi lebih banyak daripada barcode dan tentunya bila gambar kode rusak, masih bisa dibaca (max 30%).
So sekian infonya, deh ngantuk nih soalnya…………………………………


Read More..

Rabu, 12 Oktober 2011

TELEMATIKA




Telematika atau telematics adalah sebuah istilah yang terdapat dalam sebuah buku berjudul
"L'informatisation de la société: Annexes. Industrie et services informatiques". Buku tersebut di tulis pada tahun 1978 oleh 2 orang berkewarganegaraan Prancis, yaitu Simon Nora dan Alain Minc. Istilah telematika secara umum adalah gabungan kata telekomunikasi dan informatika yang berartikan tentang kombinasi transmisi informasi melalui jaringan telekomunikasi dan pengolahan informasi secara komputerisasi. Telematika adalah jawaban dari keprihatinan yang terjadi pada tahun 1976 di Prancis, ketika itu perkembangan aplikasi komputer telah merubah organisasi ekonomi dan sosial masyarakat .Seperti meningkatnya kebutuhan pertukaran data dan teknologi telekomunikasi, sementara pengembangan komputer masih terkendala oleh besarnya kebutuhan energi dan besarnya biaya pengembangan , dan juga saat itu komputer belum terhubung satu sama lain antar geografis. Kini atas peran telematika tersebut kita dapat merasakan dampak perkembangan teknologi komputer dan telekomunikasi di masa sekarang seperti transaksi atm, komunikasi lewat kabel dan udara.

Banyak cabang ilmu yang mengilhami lahirnya telematika. Seperti yang telah di jelaskan di atas, telematika adalah kombinasi dari transmisi informasi melalui jaringan dan pengolahan informasi secara komputerisasi. Yang berarti ilmu komputer dan elektronika berperan dalam pengiriman data melalui jaringan. Dan matematika berperan serta dalam komputerisasi pengolahan data menjadi informasi.

Saat ini banyak bidang yang memanfaatkan telematika , seperti bidang telekomunikasi yang berfokus pada pertukaran data yang menjadi kebutuhan konsumen mereka seperti telekomunikasi lewat telepon ,saluran televisi,radio,media lainnya , dan bahkan system pelacakan navigasi secara realtime berbasis satelit yang disebut GPS(Global Positioning System).

Dalam penerapaannya. Telematika menggunakan teknologi pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi melalui perangkat telekomunikasi dalam hubungannya dengan pengaruh pengendalian/control pada objek jarak jauh. Dalam penerapan di bidang navigasi, telematika membutuhkan perangkat GPS sebagai perangkat pengiriman data, lalu data telematika diterima oleh layanan (vendor) seluler dan di teruskan ke pelangggan . Kemudian data telematika disimpan oleh pelanggan di device telekomunikasi seperti handphone,pda, dan smartphone .

Telematika pada dasarnya digunakan untuk membantu manusia dalam berkomunikasi, memperoleh informasi secara real time dimana saja, meningkatkan perekonomian dan pemerintahan sebagai hasil dari pemotongan arus proses yang panjang. Tetapi ada ada kalanya telematika memiliki dampak negative, seperti meningkatnya kejahatan cyber di media internet, berkurang peran serta masyarakat dalam berinteraksi dan banyaknya informasi yang tidak terlindungi yang menyebabkan masyarakat umum dan tidak berkepentingan bisa mendapatkan informasi tersebut secara bebas. Dan tentunya hal ini akan sangat berbahaya. Read More..